Skip to content

Metode Representasi Visual

9 November 2013

REPRESENTASI VISUAL:

SALAH SATU METODE MENYELESAIKAN MASALAH YANG BERKAITAN DENGAN SISTEM PERSAMAAN LINIER

(Oleh: Ratih Ayu Apsari*)

Membelajarkan Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV) pada siswa sekolah dasar?

Beberapa bulan yang lalu, salah seorang rekan saya pernah mendiskusikan masaah yang ia temui ketika mengajar seorang siswa SD yang sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti olimpiade matematika. Dalam soal-soal olimpiade tahun-tahun sebelumnya yang sedang siswa itu pelajari, ternyata ada soal yang konsepnya tentang sistem persamaan linier. Teman saya panik. Siswanya masih terlalu dini untuk belajar SPLDV secara formal. Tapi ia tetap mencoba, memberi penjelasan perlahan-lahan tentang dasar-dasar SPLDV. Tapi semakin dijelaskan semakin siswanya tidak mengerti. Apa itu variabel, apa itu metode substitusi, eliminasi, grafik, dan sebagainya. Siswa galau. Guru (teman saya itu) lebih galau lagi.

Pernahkah Anda mengalami kejadian serupa?

Saya menyimpan pertanyaan tentang cara menyelesaikan SPLDV ini dalam waktu yang cukup lama sampai suatu hari, di mata kuliah Problem Solving, dosen saya yaitu Dr. Yusuf Hartono, mendiskusikan pertanyaan serupa.

Berikut adalah soal yang dilontarkan dosen saya:

1

Saat itu, saya dan sembilan orang lainnya (teman sekelas saya) serentak menggunakan metode campuran eliminasi dan substitusi..

Dosen saya tertawa, “Sini saya tunjukkan cara yang lain”, katanya.

Beberapa minggu setelahnya akhirnya saya tahu cara yang beliau gunakan saat itu disebut sebagai “making a visual representation” atau membuat representasi visual alias membuat gambarnya.

Image

  • Pertama, karena sudah jelas baik setiap kelinci maupun ayam punya sebuah ekor, berarti total hewan di kandang tersebut adalah 32. Untuk itu, kita gambarkan 32 lingkaran sebagai perwujudan badan ayam dan kelinci.

Image

  • Kedua, karena setiap kelinci dan ayam minima punya dua buah kaki, kita gambarkan dua buah garis pada setiap lingkaran sebagai wujud dari kaki.

Image

  • Hitunglah banyak “kaki” yang telah digunakan dan bandingkan dengan kaki yang tersedia. Karena kita sudah menggunakan 64 kaki sementara yang tersedia 70 kaki, berarti ada 6 kaki yang belum digunakan. Sisa kaki ini akan ditambahkan masing-masing 2 ke beberapa buah lingkaran. Dengan demikian ada beberapa lingkaran yang punya empat buah garis.

Image

  • Hitunglah banyak lingkaran yang punya dua buah garis, itu adalah representasi banyaknya ayam.
  • Hitunglah banyak lingkaran yang punya dua buah garis, itu adalah representasi banyaknya kelinci.

 

5

 

Jadi,

Bagaimana metode ini menurut Anda?

Saya harap ini dapat membantu Anda dalam membantu siswa yang ingin menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan persamaan linier meskipun mereka belum pernah belajar konsep formalnya 🙂

*)

Mahasiswa Program Pasca Sarjana Pendidikan Matematika

International Master Program on Mathematics Education (IMPoME)

Universitas Sriwijaya

temukan artikel asli (dalam Bahasa Inggris) di:

http://ratiihayu.blogspot.com/2013/11/visual-representation-method.html

Advertisements
No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: